Sabtu, 26 Mei 2012

Risograph


 RISOGRAPH

A.    PENGERTIAN RISOGRAPH

Mesin Duplicator Risograph adalah perangkat cetak multifungsi. Risograph dirancang untuk memindai (scanning), menyalin dan mencetak dalam jumlah besar dengan kecepatan tinggi. Risograph dapat mencetak hingga 120 halaman per menit dengan harga satuan lebih murah daripada mencetak dengan menggunakan printer inkjet atau printer laser-jet, maupun mesin fotokopi (photocopier) biasa.
Risograph adalah sistem bisnis percetakan dengan pencetakan digital berkecepatan tinggi diproduksi oleh Riso Kagaku Corporation dan dirancang untuk mencetak dengan kapasitas, volume dan kecepatan tinggi serupa mesin fotokopi dan dan mesin percetakan offset. Populernya, mesin Risograph lebih sering disebut sebagai RISO Printer-duplicator. Dapat digunakan sebagai mesin cetak individual ataupun dengan cara terkoneksi jaringan komputer (CTP,  Computer to Print). Di Indonesia, Riso Digital Duplicator sudah banyak dipakai oleh kalangan photocopy center, kantor pemerintahan, perbankan, lembaga sekolah dan universitas.
B.     MEKANISME KERJA RISOGRAPH
Teknologi mesin terbaru abad ini dengan mekanisme kerja sangat mirip dengan mesin fotokopi (Photocopy, copier). Mesin cetak Riso menyatukan beberapa proses yang sebelumnya dilakukan secara manual, misalnya dengan menggunakan Riso Cetak Gocco sistem atau Gestetner sistem.
Dokumen/naskah asli dipindai (scanning) melalui mesin dan master yang dibuat, master ini kemudian melilit ke drum dan tinta keluar melalui rongga dalam drum tinta. Master paper berjalan datar melalui mesin, sementara drum tinta Riso berputar dengan kecepatan tinggi untuk mencetak setiap teks/gambar ke atas kertas.
Teknologi sederhana ini sangat bisa diandalkan dibandingkan dengan mesin fotokopi standar dan dapat mencapai kecepatan yang sangat tinggi (biasanya 120-130 halaman per menit) dan berbiaya sangat rendah. Sebuah umur mesin yang baik untuk mesin cetak sekelas Risograph dapat mencapai pembuatan sekitar 5.000.000 lembar cetak dan 100.000 lembar master.
Komponen utama master thermal head pada Risograph dibuat oleh perusahaan Toshiba. Teknologi serupa mesin Risographs diproduksi juga oleh Ricoh, Gestetner, Rex Rotary dan Nashuatec. Kini, semua merek ini selain Riso, telah dimiliki oleh Ricoh.
Karena proses tersebut memakai tinta cetak seperti cetak offset - dan tidak memerlukan panas untuk memperbaiki gambar pada kertas – seperti mesin fotokopi atau printer laser – output dari risograph dapat dikategorikan seperti materi cetakan lainnya. Ini berarti bahwa lembar yang telah dicetak dengan risograph dapat sebanding dengan kualitas printer laser (600 dpi)
Untuk sekolah, klub, perguruan tinggi, politik kampanye dan pekerjaan jangka pendek lainnya yang perlu dicetak, Risograph menjembatani kesenjangan antara mesin fotokopi standar dan kemampuan dari mesin cetak komersial (mesin cetak offset).



C.    BAGIAN-BAGIAN RISOGRAPH

   
Master RISO                                               Duke press
`                        
        
Riso printer                              Tinta riso RN series



   
      
        
                                                                         Desperate plea of risograph

1)      Tinta Riso yg digunakan sejenis pasta, terbuat dari bahan dasar kedelai (Soy oil), proses waktu kering dikertas telah dirancang sedemikian rupa untuk tidak terlalu cepat atau terlalu lama untuk kering dan tidak ada efek samping bagi operator. Tinta dalam tube, bisa disimpan dalam jangka waktu lama, bahkan dalam kondisi terbuka juga tidak akan bisa mengering, sehingga aman disimpan sebagai stok jangka panjang, dan waterproof (anti air). Kapasitas tinta Riso 1 tube (800ml-1ltr) mampu mencetak 15.000 s/d 30.000 lbr, tergantung kualitas cetakan dan ukuran (maks. A-3).
2)      Hampir seluruh jenis kertas (yang berpori dan tekstur, art-paper blm bisa) karena proses pengeringan tinta adalah penyerapan ke dalam pori-pori kertas. Jika sudah kering, akan waterproof. Ukuran maks. A-3, ketebalan kertas mulai 46 gsm s/d 210 gsm.
3)      Sistem operasionalnya seperti mesin cetak offset atau mesin photocopy. Mesin bekerja seperti mesin cetak offset (menggunakan master, atau plate di  cetak offset, atau juga sheet di cetak stensil) proses pembuatan master secara digital (scanning atau langsung dieksekusi dari komputer), menempatkan master pada drum secara otomatis; proses ini memakan waktu sekitar 20 detik, dan siap cetak dengan kecepatan hingga 150lbr/mnt. Pengoperasiannya semudah mesin photocopy karena tinggal tekan tombol, semua beroperasi secara otomatis, makanya dari kalangan pengusaha fotokopi, mesin ini dijuluki mesin cetak super cepat.
4)      Konsumsi listrik, saat loading, hanya sekian detik mulai 250 watt hingga 360 watt (tergantung type mesin Riso. Dan pada saat running maks. 250 watt. Ukurannya mungkin bisa sebanding seperti mesin fotokopi.
D.    MACAM-MACAM RISOGRAPH
          RISO KAGAKU
          RISOGRAPH
          RISO DIGITAL

E.     MODEL DAN HARGA MESIN RISO
Modelnya sangat banyak pak, tapi lebih mudahnya dibagi dalam 4 jenis :
1)        Mono-color
Jenis mesin Riso ini dirancang hanya untuk mencetak 1 warna hitam (fix-drum) namun mesin ini sudah banyak kelebihannya yaitu memperbesar dan memperkecil, kualitas cukup bagus, kertas hingga B4. Harga mesin Riso tipe ini berkisar 22jt-an.
2)        Single-color
Jenis ini sdh bisa mencetak lebih dari satu warna, tersedia hingga 20 warna. Untuk itu mesti disediakan 2 drum, yaitu drum khusus hitam dan drum untuk warna lainnya (yg bisa ganti-ganti warna selain hitam), bisa dikoneksikan ke komputer, memiliki fitur ink-saving (untuk lebih menghemat suplai tinta di mesin hingga 40%.  Harga mesin Riso tipe single color mulai 57jt-an.
3)        Multi-Color
Jenis ini sdh menggunakan 2 drum, jadi untuk mencetak dalam 2 warna, bisa sekali jalan, atau 4 warna dalam 2 kali jalan. Kecepatannya 150lbr/menit. Touch screen, ink-saving, resolusi lebih tinggi D600dpi, kualitas cetaknya lebih halus. Harga mesin Riso tipe multi-warna mulai dari 130jt.
4)        Full-Color
Ada yg mengistilahkan mesin Riso ini seperti mesin fotokopi warna. Mencetak full-color dengan kecepatan 150 lbr/mnt dengan otomatis. Cost perlembarnya sekitar kurang dari Rp. 1,000,- ukuran folio. Untuk copy center memang sudah mulai diperhitungkan dan sudah banyak yang pakai. Sebagai pioneer, mesin kami sdh dipakai di Istana Negara (2 unit) yaitu RISO Com Color CC-7010B , copy center di daerah Kuningan, Percetakan Subur, Snapy dan ada beberapa tempat lainnya. Untuk saat ini memang ada promosi gratis tinta untuk cetak 100.000 lbr (disamping tinta bawaan mesin).
v  Contoh kasus, jika pasaran cetak full color di kertas inkjet ukuran A3 termurah saat ini adalah Rp. 7,000,- atau bahkan ada yg pasang tarif 25rb, maka keuntungan minim atas tinta gratis adalah sebagai berikut :
Modal : kertas, listrik, tenaga dan lain-lain maks Rp. 3,000,- (tinta gratis)
Keuntungan : sederhananya adalah Rp. 4,000 x 100,000,- = 400,000,000,-
Hitungan tersebut bisa anda lakukan survey terlebih dulu dengan para user, baik yg menggunakan mesin ini atau sejenis, misal HP Indogo, Xerox docucolor, tapi hanya dari RISO yg memberi tinta gratis untuk awal.
v  Harga mesin Riso Full Color saat ini berkisar 700jt-an.
Sebagai gambaran mesin sejenis dari HP atau Xerox harganya sudah diatas 1M. Bisnis cetak warna memang sudah mulai diperhitungkan oleh kalangan pengusaha fotokopi, namun memang perlu sumber dana besar untuk investasi awal, tapi tetap masih cukup menjanjikan.
Terakhir, mesin cetak digital RISO adalah bukan untuk menggantikan posisi mesin copier (photocopy) atau mesin cetak offset, tapi justru lebih ideal untuk mendampingi keduanya, sehingga layanan jasa percetakan atau photocopy menjadi lebih optimal dan lebih menguntungkan, tentunya.

3 komentar:

  1. thanx banget yaa . .
    ^_^
    sangat membantu . .

    BalasHapus
  2. ada referensi suplier spare part mesin riso g???
    thanks.
    email saya..risocz180@gmail.com

    BalasHapus